Profile Rumah Sunat Rufaidah Gowa
Berikut top 10 Manfaat
dari melaksanakan puasa
Meningkatkan detoksifikasi
Makanan-makanan olahan banyak mengandung aditif zat kimia, yang bisa
menjadi racun dalam tubuh. Sebagian besar dari zat racun ini tersimpan
dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar selama kita berpuasa
secara berkelanjutan. Dengan demikian, racun-racun tersebut secara
otomatis juga ikut dilepaskan keluar dari tubuh. Sementara itu organ
hati, ginjal dan organ lain dalam tubuh juga melakukan proses
detoksifikasi.
Menyehatkan sistem Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat.
Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi
sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang
membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga
terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti
pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar
dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit
gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan
gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit
ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa,
sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya
untuk mengembangkan suatu penyakit.
Mengatasi masalah peradangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa mempromosikan penyembuhan
penyakit peradangan dan alergi. Contoh dari penyakit peradangan adalah
seperti rematik atau rheumatoid arthritis, dan penyakit kulit seperti
psoriasis. Beberapa ahli juga menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan
penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
Mengurangi kadar Gula Darah
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang
dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi
produksi insulin yang terletak pankreas, dan glukagon diproduksi untuk
memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa
mengurangi gula darah.
Meningkatkan pembakaran lemak
Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika
persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak
untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga
akan dipecah untuk menghasilkan energi.
Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita
hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko
aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang
menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak
digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang,
hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan
demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang
stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.
Membantu menjaga Berat badan
Puasa bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat, karena
akan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Namun puasa tidak bisa
dijadikan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan yang baik.
Menjaga berat badan yang seimbang, adalah langkah awal yang baik untuk
bisa hidup yang sehat berkualitas.
Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
Puasa akan mengurangi keinginan kita untuk makan atau ngemil makanan
olahan, namun lebih mendorong keinginan kita untuk makan-makanan alami,
terutama air, dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara yang baik
untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa,
maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena
terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh
selama puasa. Kecenderungan orang yang berbuka puasa adalah makanan
alami yang segar seperti buah-buahan yang mengandung air, maka hal ini
akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan
sumber zat antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga : Apakah Anti Oksidan, dan apa manfaatnya bagi kesehatan?
Membantu Mengatasi masalah Kecand*an
Puasa bisa membantu seseorang untuk mengurangi keinginan merok*ok,
alk*hol, kafein, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kecand*an.
Meskipun ada hal lain yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
kecand*an, puasa bisa berperan baik untuk masalah ini.
Catatan :
Orang yang memiliki masalah dengan penyakit nyeri ulu hati dan ulkus
peptikum, Wanita hamil, ibu menyusui, orang dengan aritmia jantung,
masalah ginjal atau hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli
kesehatan, supaya memperoleh nasehat yang tepat sebelum menjalankan
puasa.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berikut top 10 Manfaat
dari melaksanakan puasa
Meningkatkan detoksifikasi
Makanan-makanan olahan banyak mengandung aditif zat kimia, yang bisa
menjadi racun dalam tubuh. Sebagian besar dari zat racun ini tersimpan
dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar selama kita berpuasa
secara berkelanjutan. Dengan demikian, racun-racun tersebut secara
otomatis juga ikut dilepaskan keluar dari tubuh. Sementara itu organ
hati, ginjal dan organ lain dalam tubuh juga melakukan proses
detoksifikasi.
Menyehatkan sistem Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat.
Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi
sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang
membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga
terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti
pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar
dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit
gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan
gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit
ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa,
sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya
untuk mengembangkan suatu penyakit.
Mengatasi masalah peradangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa mempromosikan penyembuhan
penyakit peradangan dan alergi. Contoh dari penyakit peradangan adalah
seperti rematik atau rheumatoid arthritis, dan penyakit kulit seperti
psoriasis. Beberapa ahli juga menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan
penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
Mengurangi kadar Gula Darah
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang
dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi
produksi insulin yang terletak pankreas, dan glukagon diproduksi untuk
memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa
mengurangi gula darah.
Meningkatkan pembakaran lemak
Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika
persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak
untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga
akan dipecah untuk menghasilkan energi.
Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita
hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko
aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang
menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak
digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang,
hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan
demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang
stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.
Membantu menjaga Berat badan
Puasa bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat, karena
akan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Namun puasa tidak bisa
dijadikan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan yang baik.
Menjaga berat badan yang seimbang, adalah langkah awal yang baik untuk
bisa hidup yang sehat berkualitas.
Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
Puasa akan mengurangi keinginan kita untuk makan atau ngemil makanan
olahan, namun lebih mendorong keinginan kita untuk makan-makanan alami,
terutama air, dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara yang baik
untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa,
maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena
terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh
selama puasa. Kecenderungan orang yang berbuka puasa adalah makanan
alami yang segar seperti buah-buahan yang mengandung air, maka hal ini
akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan
sumber zat antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga : Apakah Anti Oksidan, dan apa manfaatnya bagi kesehatan?
Membantu Mengatasi masalah Kecand*an
Puasa bisa membantu seseorang untuk mengurangi keinginan merok*ok,
alk*hol, kafein, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kecand*an.
Meskipun ada hal lain yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
kecand*an, puasa bisa berperan baik untuk masalah ini.
Catatan :
Orang yang memiliki masalah dengan penyakit nyeri ulu hati dan ulkus
peptikum, Wanita hamil, ibu menyusui, orang dengan aritmia jantung,
masalah ginjal atau hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli
kesehatan, supaya memperoleh nasehat yang tepat sebelum menjalankan
puasa.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berikut top 10 Manfaat
dari melaksanakan puasa
Meningkatkan detoksifikasi
Makanan-makanan olahan banyak mengandung aditif zat kimia, yang bisa
menjadi racun dalam tubuh. Sebagian besar dari zat racun ini tersimpan
dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar selama kita berpuasa
secara berkelanjutan. Dengan demikian, racun-racun tersebut secara
otomatis juga ikut dilepaskan keluar dari tubuh. Sementara itu organ
hati, ginjal dan organ lain dalam tubuh juga melakukan proses
detoksifikasi.
Menyehatkan sistem Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat.
Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi
sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang
membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga
terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti
pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar
dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit
gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan
gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit
ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa,
sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya
untuk mengembangkan suatu penyakit.
Mengatasi masalah peradangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa mempromosikan penyembuhan
penyakit peradangan dan alergi. Contoh dari penyakit peradangan adalah
seperti rematik atau rheumatoid arthritis, dan penyakit kulit seperti
psoriasis. Beberapa ahli juga menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan
penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
Mengurangi kadar Gula Darah
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang
dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi
produksi insulin yang terletak pankreas, dan glukagon diproduksi untuk
memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa
mengurangi gula darah.
Meningkatkan pembakaran lemak
Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika
persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak
untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga
akan dipecah untuk menghasilkan energi.
Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita
hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko
aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang
menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak
digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang,
hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan
demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang
stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.
Membantu menjaga Berat badan
Puasa bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat, karena
akan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Namun puasa tidak bisa
dijadikan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan yang baik.
Menjaga berat badan yang seimbang, adalah langkah awal yang baik untuk
bisa hidup yang sehat berkualitas.
Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
Puasa akan mengurangi keinginan kita untuk makan atau ngemil makanan
olahan, namun lebih mendorong keinginan kita untuk makan-makanan alami,
terutama air, dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara yang baik
untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa,
maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena
terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh
selama puasa. Kecenderungan orang yang berbuka puasa adalah makanan
alami yang segar seperti buah-buahan yang mengandung air, maka hal ini
akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan
sumber zat antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga : Apakah Anti Oksidan, dan apa manfaatnya bagi kesehatan?
Membantu Mengatasi masalah Kecand*an
Puasa bisa membantu seseorang untuk mengurangi keinginan merok*ok,
alk*hol, kafein, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kecand*an.
Meskipun ada hal lain yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
kecand*an, puasa bisa berperan baik untuk masalah ini.
Catatan :
Orang yang memiliki masalah dengan penyakit nyeri ulu hati dan ulkus
peptikum, Wanita hamil, ibu menyusui, orang dengan aritmia jantung,
masalah ginjal atau hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli
kesehatan, supaya memperoleh nasehat yang tepat sebelum menjalankan
puasa.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berikut top 10 Manfaat
dari melaksanakan puasa
Meningkatkan detoksifikasi
Makanan-makanan olahan banyak mengandung aditif zat kimia, yang bisa
menjadi racun dalam tubuh. Sebagian besar dari zat racun ini tersimpan
dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar selama kita berpuasa
secara berkelanjutan. Dengan demikian, racun-racun tersebut secara
otomatis juga ikut dilepaskan keluar dari tubuh. Sementara itu organ
hati, ginjal dan organ lain dalam tubuh juga melakukan proses
detoksifikasi.
Menyehatkan sistem Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat.
Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi
sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang
membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga
terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti
pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar
dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit
gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan
gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit
ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa,
sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya
untuk mengembangkan suatu penyakit.
Mengatasi masalah peradangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa mempromosikan penyembuhan
penyakit peradangan dan alergi. Contoh dari penyakit peradangan adalah
seperti rematik atau rheumatoid arthritis, dan penyakit kulit seperti
psoriasis. Beberapa ahli juga menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan
penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
Mengurangi kadar Gula Darah
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang
dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi
produksi insulin yang terletak pankreas, dan glukagon diproduksi untuk
memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa
mengurangi gula darah.
Meningkatkan pembakaran lemak
Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika
persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak
untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga
akan dipecah untuk menghasilkan energi.
Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita
hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko
aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang
menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak
digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang,
hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan
demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang
stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.
Membantu menjaga Berat badan
Puasa bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat, karena
akan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Namun puasa tidak bisa
dijadikan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan yang baik.
Menjaga berat badan yang seimbang, adalah langkah awal yang baik untuk
bisa hidup yang sehat berkualitas.
Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
Puasa akan mengurangi keinginan kita untuk makan atau ngemil makanan
olahan, namun lebih mendorong keinginan kita untuk makan-makanan alami,
terutama air, dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara yang baik
untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa,
maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena
terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh
selama puasa. Kecenderungan orang yang berbuka puasa adalah makanan
alami yang segar seperti buah-buahan yang mengandung air, maka hal ini
akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan
sumber zat antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga : Apakah Anti Oksidan, dan apa manfaatnya bagi kesehatan?
Membantu Mengatasi masalah Kecand*an
Puasa bisa membantu seseorang untuk mengurangi keinginan merok*ok,
alk*hol, kafein, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kecand*an.
Meskipun ada hal lain yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
kecand*an, puasa bisa berperan baik untuk masalah ini.
Catatan :
Orang yang memiliki masalah dengan penyakit nyeri ulu hati dan ulkus
peptikum, Wanita hamil, ibu menyusui, orang dengan aritmia jantung,
masalah ginjal atau hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli
kesehatan, supaya memperoleh nasehat yang tepat sebelum menjalankan
puasa.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berikut top 10 Manfaat
dari melaksanakan puasa
Meningkatkan detoksifikasi
Makanan-makanan olahan banyak mengandung aditif zat kimia, yang bisa
menjadi racun dalam tubuh. Sebagian besar dari zat racun ini tersimpan
dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar selama kita berpuasa
secara berkelanjutan. Dengan demikian, racun-racun tersebut secara
otomatis juga ikut dilepaskan keluar dari tubuh. Sementara itu organ
hati, ginjal dan organ lain dalam tubuh juga melakukan proses
detoksifikasi.
Menyehatkan sistem Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat.
Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi
sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang
membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga
terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti
pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar
dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit
gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan
gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit
ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk
merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa,
sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya
untuk mengembangkan suatu penyakit.
Mengatasi masalah peradangan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa mempromosikan penyembuhan
penyakit peradangan dan alergi. Contoh dari penyakit peradangan adalah
seperti rematik atau rheumatoid arthritis, dan penyakit kulit seperti
psoriasis. Beberapa ahli juga menyatakan bahwa puasa bisa meningkatkan
penyembuhan penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.
Mengurangi kadar Gula Darah
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang
dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi
produksi insulin yang terletak pankreas, dan glukagon diproduksi untuk
memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa
mengurangi gula darah.
Meningkatkan pembakaran lemak
Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika
persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak
untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga
akan dipecah untuk menghasilkan energi.
Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita
hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko
aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang
menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak
digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang,
hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan
demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang
stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.
Membantu menjaga Berat badan
Puasa bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat, karena
akan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh. Namun puasa tidak bisa
dijadikan sebagai strategi untuk menurunkan berat badan yang baik.
Menjaga berat badan yang seimbang, adalah langkah awal yang baik untuk
bisa hidup yang sehat berkualitas.
Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
Puasa akan mengurangi keinginan kita untuk makan atau ngemil makanan
olahan, namun lebih mendorong keinginan kita untuk makan-makanan alami,
terutama air, dan buah-buahan. Ini adalah salah satu cara yang baik
untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa,
maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena
terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh
selama puasa. Kecenderungan orang yang berbuka puasa adalah makanan
alami yang segar seperti buah-buahan yang mengandung air, maka hal ini
akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan
sumber zat antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu untuk
meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga : Apakah Anti Oksidan, dan apa manfaatnya bagi kesehatan?
Membantu Mengatasi masalah Kecand*an
Puasa bisa membantu seseorang untuk mengurangi keinginan merok*ok,
alk*hol, kafein, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kecand*an.
Meskipun ada hal lain yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
kecand*an, puasa bisa berperan baik untuk masalah ini.
Catatan :
Orang yang memiliki masalah dengan penyakit nyeri ulu hati dan ulkus
peptikum, Wanita hamil, ibu menyusui, orang dengan aritmia jantung,
masalah ginjal atau hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli
kesehatan, supaya memperoleh nasehat yang tepat sebelum menjalankan
puasa.
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Read more at carakhasiatmanfaat.com: 10 Manfaat Puasa bagi Kesehatan






Komentar
Posting Komentar